Boyolali – Di tengah kesibukan para petani yang sedang bekerja keras di sawah, ada satu sosok yang selalu hadir, berinteraksi, dan berbagi cerita dengan mereka. Sosok itu adalah Serma Pujiyanto, Babinsa Koramil 04/Teras Kodim 0724/Boyolali, yang dengan penuh dedikasi menjalankan perannya sebagai penghubung antara TNI dan masyarakat. Pada Sabtu (5/04/25), Serma Pujiyanto memanfaatkan waktu istirahat petani di Desa Kopen, Kecamatan Teras, untuk menggelar komunikasi sosial (Komsos) dengan mereka.
Dalam suasana santai dan penuh keakraban, Serma Pujiyanto mengajak petani di desa tersebut berbincang ringan. “Kami duduk bersama sambil menikmati minuman dingin untuk melepas dahaga setelah bekerja keras di sawah. Kami tidak hanya membicarakan tentang tanaman padi, kapan panen, atau waktu pemupukan, tetapi juga memperbincangkan masalah lingkungan dan keamanan,” jelas Serma Pujiyanto.
Komunikasi sosial seperti ini adalah bagian penting dari tugas seorang Babinsa. Bagi Serma Pujiyanto, kedekatannya dengan para petani bukan hanya tentang mendukung aktivitas pertanian, tetapi juga sebagai upaya membangun hubungan yang lebih kuat antara TNI dan masyarakat. Dalam setiap obrolan, terjalin ikatan yang lebih dari sekadar profesional. Komsos ini menciptakan ruang bagi petani untuk menyampaikan keluhan atau ide mereka, dan bagi Babinsa untuk memberikan solusi atau sekadar mendengarkan.
Lebih dari sekadar menyapa, interaksi seperti ini memungkinkan Babinsa untuk mengetahui lebih dalam tentang kehidupan petani. Sebagai bagian dari TNI, Serma Pujiyanto menjadikan kedekatannya dengan petani sebagai alat untuk menjaga keharmonisan dan keamanan desa. “Dimanapun TNI berada, kami selalu siap membantu masyarakat. Ini adalah bagian dari kemanunggalan antara TNI dan rakyat,” ungkapnya dengan penuh keyakinan.
Keakraban yang tercipta dalam setiap percakapan ini diharapkan bisa menjadi senjata ampuh untuk mendukung berbagai upaya positif di desa. Menjalin kedekatan dengan masyarakat, menurut Serma Pujiyanto, adalah langkah penting untuk mencapai hasil yang maksimal dalam menjalankan berbagai program pembangunan, termasuk di sektor pertanian.
Melalui pendekatan komunikasi yang terus terjalin antara Babinsa dan petani, diharapkan tercipta suasana yang kondusif dan saling mendukung. Tidak hanya untuk meningkatkan hasil pertanian, tetapi juga untuk menjaga keharmonisan di antara masyarakat. Ini adalah contoh nyata dari peran TNI yang tidak hanya berfokus pada keamanan, tetapi juga pada penguatan hubungan sosial dengan rakyat.